Tuesday, December 5, 2017

Mesothelioma Definisi Penyebab Gejala Jenis dan Cara Mengobatinya


Apa itu MESOTHELIOMA? Mesothelioma adalah bentuk kanker yang agresif, ganas dan langka, berkembang di lapisan paru-paru, perut, dan jantung. Disebabkan oleh asbes, mesothelioma susah disembuhan dan memiliki prognosis yang buruk.

Menurut laporan dari Centers for Disease Control tahun 2017, 2.400 - 2.800 orang di Amerika Serikat setiap tahunnya yang didiagnosis menderita mesothelioma.
Orang yang pernah bekerja / pernah terpapar asbes memiliki resiko terkena mesothelioma paling tinggi. Setelah terpapar asbes, gejala mesothelioma bisa memakan waktu 20 sampai 50 tahun untuk muncul.

harapan hidup bagi pasien mesothelioma sangat sedikit, karena belum ditemukannya obat untuk penyakit ini. Tahapan penyakit, tipe sel, dan lokasi tumor adalah faktor terpenting untuk kelangsungan hidup pasien. Faktor kesehatan bagi pasien secara keseluruhan, usia, dan apakah kanker telah menyebar juga mempengaruhi prognosis tersebut.

Penyebab Mesothelioma

Penyakit kanker Mesothelioma yang menyerang organ tubuh berawal dari mutasi sel-sel yang menyebabkan pertumbuhannya menjadi tidak terkendali sehingga kemudian menjadi berlipat ganda. Para ahli KESEHATAN masih belum dapat memastikan penyebab dari mutasi sel-sel ini. Walaupun demikian, interaksi antara gaya hidup, kondisi, turunan serta lingkungan disangka dapat menjadi faktor pemicu kanker Mesothelioma.

Meski penyebab Kongkrit mesothelioma belum diketahui pasti, faktor resiko utama dari mesothelioma adalah asbestos. Penyakit ini tergolong jarang ditemui sebelum penggunaan asbestos secara komersial dimulai. Apa itu Asbestos? Asbestos adalah mineral yang digunakan sebagai bahan untuk membuat rem kendaraan, lantai rumah ruangan, atap rumah bangunan, dan penyekat.

Jika Debu asbestos terhirup atau tertelan maka akan menumpuk di dalam paru-paru juga di perut untuk waktu yang lama, biasanya sekitar (20 - 50) TH, sebelum akhirnya berkembang menjadi mesothelioma. Mesothelioma juga lebih sering didiagnosa pada laki-laki dibandingkan pada perempuan, dan pada seorang manusia yang berusia lebih dari 65 tahunan.

Beberapa faktor lain pememicu penyakit mesothelioma, yaitu:

  1. Lingkungan tanah yang memiliki kandungan asbestos.
  2. Tinggal di area / hidup bersama seseorang yang memiliki pekerjaan terkait dengan penjelasan Asbestos, juga dapat menempel di kulit dan pakaian hingga dapat membawa asbestos ke dalam rumah dan lingkungan lain.
  3. Pernah terpapar asbestos atau memiliki anggota keluarga yang menderita mesothelioma.

Gejala Mesothelioma

Gejala mesothelioma berbeda-beda berdasarkan lokasi sel-sel kanker berada. Mungkin jenis Mesothelioma pericardial penyebab sakit dada dan kesulitan bernapas, sedangkan mesothelioma tunica vaginalis akan menunjukkan gejala-gejala seperti pembengkakan pada testikel.
Mesothelioma pleural memiliki gejala-gejala sebagai berikut:
  • Batuk disertai rasa sakit yang tidak tertahankan.
  • Napas yang pendek akibat penumpukan cairan di dada.
  • Benjolan tidak biasa pada jaringan di balik kulit dada.
  • Penurunan berat badan secara mendadak atau tanpa sebab yang jelas.
  • Sering kali mengalami kelelahan yang berlebihan.
  • Demam disertai keringat khususnya pada waktu malam hari.
  • Ujung jari membengkak.
  • Sakit dada terasa di bawah tulang rusuk.

Mesothelioma peritoneal miliki gejala sebagai berikut:

  • Merasa Sakit di area perut.
  • Terdapat benjolan pada jaringan perut.
  • Pembengkakan di area perut.
  • Penurunan berat badan tanpa sebab.
  • Diare atau konstipasi.

Catatan:
Mengingat gejala mesothelioma yang tidak spesifik juga bisa dihubungkan dengan kondisi lain, maka ada baiknya pasien segera menemui dokter begitu merasakan gejala-gejala di atas tersebut, terutama jika ada riwayat penjelasan terhadap asbestos.

Jenis-jenis Mesothelioma dan yang dapat menyerang beberapa bagian tubuh
Tahukah anda Mesothelioma itu mempunyai beberapa jenis? dan diantara jenis tersebut dapat memengaruhi bagian tbuh? kenali jenis-jenis tersrbut, sebagai berikut:

  1. Mesothelioma pleura (selaput paru-paru)
    Jenis ini yang paling umum dari semua mesothelioma. Biasanya disebabkan oleh seringnya menghirup debu atau serat asbes, yang kemudian terjebak dalam pleura dan menyebabkan jaringan parut dan peradangan.
  2. Mesothelioma peritoneal (selaput rongga perut)
    Jenis kedua ini juga umum berkembang di peritoneum, yaitu jaringan yang melapisi perut. Sama halnya dengan mesothelioma pleura, penyebabnya adalah debu dan serat asbes yang entah tertelan atau menemukan jalan ke saluran pencernaan sehingga mengendap dan berkembang di selaput rongga perut.
  3. Mesothelioma perikardial (kantung yang menyelimuti jantung)
    Mesothelioma ini menduduki peringkat ketiga paling sering yang menyerang jaringan yang melapisi jantung. Penyebabnya juga asbes, dan kanker ini berkembang dari sel-sel abnormal yang sudah berkembang pada pleura. Entah bagaimana prosesnya, namun debu asbes ini bisa menerobos ke pericardium dan berkembang di selaput jantung.
  4. Mesothelioma dari testis tunika vaginalis (lapisan internal organ seks laki-laki) dan juga Mesothelioma uteri tunika serosa (selaput internal organ intim wanita)
    Kedua jenis mesothelioma ini adalah yang paling jarang terjadi. Meski belum pasti bagaimana persisnya debu asbes bisa mengendap dan menyerang bagian organ intim wanita dan pria ini, namun beberapa kasus memang menunjukkan bahwa debu asbes adalah yang menjadi penyebab utamanya.

Diagnosis Mesothelioma

Untuk mengetahui seseorang terkena mesothelioma ada beberapa cara mendiagnosis penyakit tersebut diantaranya:
  1. X-tray
  2. Biopsi
  3. Immunochemystri

    Inilah 4 Tahapan Penyebaran Mesothelioma

Sebagai berikut:
  1. Tahap pertama Mesothelioma kelenjar getah bening belum dalam keadaan terserang. Selain itu kankernya pun belum dalam keadaan yang sangat parah dan belum menyebar pada organ - organ serta jaringan - jaringan tubuh yang lainnya.
  2. Tahap berikutnya Ukuran kanker membesar dan menyerang paru - paru. Bahkan kelenjar getah beningpun bisa ikut terkena juga. Ketika mesothelioma berada pada tahap stadium 2 pasien masih bisa melakukan operasi. Walaupun kemungkinan kankernya sudah menyebar kedua belah sisi pleura.
  3. Ahap berikutnya kankernya sudah cukup parah dan sudah tidak dapat melakukan operasi atau pembedahan pada pasien. Kerusakan akan terjadi pada daerah kelenjar getah bening, kerongkongan dan dinding dada.
  4. Pada tahapan ini kanker sudah menyerang pada beberapa daerah yang lainnya. Operasi sudah tidak ada gunanya lagi ketika anda sudah mencapai stadium akhir. Karena kanker bukan hanya menyebar pada daerah dada tapi juga sudah menyebar keseluruh bagian yang jauh sekali dari tempat asal mula kanker itu tumbuh.


Cara Megobati Mesothelioma

Saat ini pengobatan yang ampuh untuk penyakit kanker masih sangat sulit ditemukan, namun ada beberapa alternatif pengobatan yang harus dijalani jika individu mengidap Mesothelioma. Antara lain,:

  • Bedah atau Operasi
    Sebenarya melakukan oprasi bedah pada kanker lama kelamaan menjadi kurang dipercaya karena tingkat keberhasilannya yang sangat minim. Walaupun berhasil tapi terkadang sel kankernya akan tumbuh lagi dan tumbuh lagi-lagi tumbuh. Bahkan orang yang melakukan pembedahan hanya akan mampu bertahan selama kurang dari 12 bulan atau 1 tahun.

  • Radiasi
    Radiasi sering diberikan bersaman dengan kemoterapi. Dengan catatan penyakit tersebut masih mentolelir operasi radikal. Sehingga radiasi dapat dijadikan sebagi pengobatan konsolidatif pasca pembedahan. Melakukan kemoterapi dan radiasi disaat setelah melakukan pembedahan akan meningkatkan harapan hidup pasien. Namun efek samping nya sangat berat dan sangat parah.

  • Kemoterapi
    Kemoterapi merupakan pengobatan untuk penyakit Mesothelioma yang sudah terbukti mampu meningkatkan kelangsungan hidup mayoritas pasien. Yang awalnya pasien hanya mampu bertahan kurang dari 12 bulan bisa bertahan hidup selama 13 bulan lebih.

Sekian dulu semoga bermanfaat, jika ada kesalahan mohon di beri tahu di kolom komentar ya,

Catatan : masih banyak lagi cara pengobatan yang lainnya seperti:
*Clinical Trials
*Terapi Multimodalitas
*Heated Introaperative Intraperitoneal chemotherapy

Saturday, December 2, 2017

Penyebab dan Cara Mengobati Penyakit Anemia (Kurang Darah)

Definisi Anemia

Apa itu Anemia? Anrmia dalam bahasa Indonesia artinya: kekurangan darah, adalah keadaan saat jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal.
Sel darah merah mengandung hemoglobin yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari jantung yang diperoleh dari paru-paru, dan kemudian mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.
Seorang pasien dikatakan anemia bila konsentrasi hemoglobin nya kurang dari 13,5 g/dL atau hematokrit kurang dari 41% pada laki-laki, dan konsentrasi hemoglobin kurang dari 11,5 g/dL atau hematokrit kurang dari 36% pada perempuan.

Penyebab Anemia

yang paling sering yaitu pendarahan yang berlebihan, rusaknya sel darah merah secara berlebihan hemolisis atau kekurangan pembentukan sel darah merah ( hematopoiesis yang tidak efektif).
Secara garis besar, anemia dapat disebabkan diantaranya :
Karena;
1. Peningkatan destruksi eritrosit
pada penyakit gangguan sistem imun (talasemia)
2. Penurunan produksi eritrosit,
3. Kekurangan nutrisi
4. Kehilangan darah dalam jumlah besar
5. Pendarahan kronis
6. Menstruasi
7. Ulser kronis
8. Trauma

Tanda dan Gejala Anemia

Bila anemia terjadi dalam waktu yang lama, konsentrasi Hemoglobin ada dalam jumlah yang sangat rendah sebelum gejalanya muncul. Gejala - gejala tersebut diantaranya :

Berupa;
1. Asimtomatik : terutama bila anemia terjadi dalam waktu yang lama
2. Letargi
3. Nafas pendek atau sesak, terutama saat beraktfitas
4. Kepala terasa ringan
5. Palpitasi
6. Pucat
7. Kekebalan Tubuh Menurun

Pencegahan dan Cara Mengobati Penyakit Anemia (Kurang Darah)

Tahukah anda? Mencegah penyakit sejak dini itu dapat menurunkan resiko komplikasi di masa yang akan datang. Selaras dengan kata bijak “mencegah lebih baik daripada mengobati” Begitu pun dengan anemia, bila dicegah sejak dini akan mudah disembuhkan nantinya.

  1. Perbanyak makanan yang mengandung zat besi
  2. vitamin B12
  3. vitamin C
  4. asam folat
Zat tersebut diatas banyak terdapat pada daging, kacang, sayuran berwarna hijau, jeruk, pisang, sereal, susu, melon dan buah beri.

5. Hindari minum kopi, teh, atau susu sehabis makan karena dapat mengganggu proses penyerapan zat besi dalam tubuh.

6. Transfusi darah. Tambahan darah sesuai kebutuhan akan cepat mengembalikan jumlah sel darah merah dalam kondisi normal. Namun, ada baiknya bagi pasien hendaknya menjaga agar terus stabil.

7. Konsumsi suplemen (obat dari dokter/apotek dan obat-obatan alami dari alam) Pilih suplemen yang mengandung zat besi dan vitamin lengkap lainnya sebagai penunjang pembentukan sel darah merah. Namun, jangan terlalu bergantung pada suplemen karena Kandungan zat dalam suplemen biasanya lebih besar dari yang dibutuhkan tubuh sehingga menyebabkan kerja ginjal bertambah berat. Maka jika gejala anemia sudah hilang, lakukan lah pola hidup yang baik agar kesehatan kamu (pasien kuneng) terjaga dan anemia tidak kambuh lagi.



Himbauan:
Jangan anggap enteng penyakit anemia karena selain bisa mengganggu kesehatan pasien bila tidak segera ditangani bisa-bisa timbul aneka komplikasi penyakit seperti kelelahan kronik, gagal jantung, hingga kematian.

Catatan:
Dokter terbaik adalah diri kita sendiri, maka sehat dan tidaknya dirimu tergantung pada diri anda sendiri.

Thursday, November 2, 2017

Bahaya Mengkonsumsi Mie Instan Bagi Kesehatan

Bahaya Mie Instan Bagi Kesehatan - Harga yang relatif murah dan cara penyajian yang mudah membuat banyak orang ketagihan mengkonsumsi Mie Instan. Ya, Mie Instan cukup populer dikalangan masyarakat dunia khusus nya masyarakat indonesia. Selain harga dan penyajian nya yang mudah dan mudah, banyak orang ketagihan mengkonsumsi Mie Instan karena rasa nya yang lezat dan memiliki banyak varian rasa.

Bahaya Mengkonsumsi Mie Instan Bagi Kesehatan
Bahaya Mengkonsumsi Mie Instan Bagi Kesehatan
Ada rasa kaldu ayam, rendang, kare dan banyak lagi. Banyak nya varian rasa ini dibuat agar orang-orang tidak mudah muak dan bosan mengkonsumsi Mie Instan. Hari ini rasa kare, besok rasa soto, besok lagi rasa kaldu ayam, begitu seterusnya.

Mie Instan juga sangat tidak asing lagi bagi kalangan anak kos. Mie Instan menjadi solusi akan keuangan yang menipis di akhir bulan. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang sengaja membeli banyak Mie Instan untuk dikonsumsi setiap hari.

Namun, taukah anda akan bahaya yang didapat dari keseringan mengkonsumsi mie istan ?
Saya sangat yakin bahwa banyak orang termasuk anda yang sudah paham akan dampak negatif dari menkonsumsi Mie Instan secara terus menerus dan berlebihan. Kebiasan mengkonsumsi Mie Instan juga sangat sulit dihindari bagi sebagian orang karena beberapa alasan, seperti faktor ekonomi yang sulit dan lain-lain.

Apa saja bahaya yang didapat jika terlalu sering mengkonsumsi Mie Instan bagi kesehatan?

Berikut ini adalah beberapa bahaya Mie Instan bagi kesehatan


1.Penyebab kanker. 

Saya sangat yakin kalau nama penyakit ini sudah tidak asing lagi ditelinga anda bukan?.
Ya, salah satu penyebab kanker adalah Mie Instan. Mie Instan yang banyak beredar saat ini diketahui mengunakan lilin untuk melapisi permukaan Mie Instan. inilah salah satu alasan mengapa Mie Instan tidak lengket satu sama lain saat dimasak. Lilin ini diketahui sangat membahayakan tubuh, karna tubuh membutuhkan waktu sekitar 2 hari untuk mencerna nya.

Mengkonsumsi Mie Instan setiap hari akan membuat zat ini menumpuk semakin banyak didalam tubuh. Kandungan zat adiktif seperti MSG yang terdapat pada bumbu Mie Instan juga menjadi pemicu penyakit kanker.


2.Pemicu penyakit stroke

Zat-zat yang terdapat pada Mie Instan dapat mengganggu kelancaran aliran darah manusia. Hal ini menjadi pemicu penyakit stroke.


3.Kerusakan organ

Bahan anti beku (propylene glycol) yang terdapat pada Mie Instan dapat menyebabkan kerusakan dan kelainan organ, dan juga melemahkan tubuh. Ini karna tubuh sangat mudah menyerap zat tersebut dan terakumulasi di jantung, hati dan ginjal.


4. Obesitas

Mie Instan mengandung banyak natrium dan lemak yang menyebabkan retensi air didalam tubuh. Hal inilah yang dapat memicu obesitas.


5. Mengganggu pernapasan

Kandugan MSG yang terkandung dalam Mie Instan juga dapat mengganggu pernapasan. Sulit bernapas dan dada yang terasa sesak merupakan gejala utamanya. Bila sudah merasakan gejala ini, segeralah untuk menjauhi Mie Instan. Tentu anda tidak mau hal ini akan berakibat fatal bahkan berujung kehilangan nyawa hanya karna Mie Instan bukan ?

6. Keguguran

Kandungan bumbu dan pengawet didalam Mie Instan dapat mempengaruhi perkembangan janin. Hal ini yang menyebabkan sejumlah wanita hamil yang mengkonsumsi Mie Instan pada masa kehamilan mengalami keguguran. Tentu kita sebagai calon orang tua akan sangat menyesalkan hal ini.


7. Ganguan metabolisme

Pewarna makanan, pengawet dan zat-zat kimia beracun lainnya yang terkandung dalam Mie Instan dapat mempengaruhi metabolisme tubuh.

Itulah beberapa bahaya kesehatan yang akan mengancam tubuh jika terlalu sering mengkonsumsi Mie Instan. Mulai sekarang cobalah untuk mengurangi mengkonsumsi makanan yang tidak sehat seperti Mie Instan secara berlebihan. Mencegah lebih baik dari pada mengobati.




Tuesday, October 31, 2017

Merasa Pusing saat bangun tidur? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penyebab dan cara mengatasi Pusing Saat Bangun Tidur - Bangun tidur merupakan rutinitas yang pasti dialami setiap orang sebelum memulai melakukan aktifitas sehari-hari. Ada yang memulai paginya dengan berolah-raga, ada pula yang langsung beranjak dari kasur untuk bersiap-siap pergi ke kantor.
Penyebab dan Cara Mengatasi Pusing Saat Bangun Tidur
Penyebab dan Cara Mengatasi Pusing Saat Bangun Tidur

Namun, tidak sedikit orang yang mengeluh karena  merasa pusing saat bangun tidur, bahkan ada pula yang sampai terjatuh saat hendak beranjak dari kasur nya.


Apakah penyebab dan apakah ada cara untuk mengatasinya ?


Penyebab Pusing saat Bangun Tidur

Ada banyak kemungkinan penyebab pusing saat bangun tidur, dari kondisi kesehatan, obat-obatan, sampai tidur yang terlalu lama. Umumnya, kondisi dimana merasa pusing saat bangun tidur sering terjadi bagi sebagian orang dan hal ini bukan merupakan masalah serius.

Jika anda merasa  pusing saat bangun tidur, itu terjadi karna adanya perubahan keseimbangan yang mendadak pada tubuh dari posisi tidur untuk berdiri. Pusing bisa terjadi saat cairan di telinga bagian dalam bergeser. Jika Anda mengalami masalah flu atau sinus, Anda mungkin akan merasakan pusing semakin parah karena kelebihan cairan dan pembengkakan di sinus Anda, yang terkait dengan telinga bagian dalam.

Berikut adalah beberapa masalah umum lainnya yang bisa menyebabkan pusing saat bangun tidur.

Sleep Apnea
Jika Anda telah didiagnosis menderita sleep apnea mungkin ini merupakan penyebab mengapa anda merasa pusing saat bangun tidur. 
Sleep apnea adalah ganguan tidur yang cukup serius, dimana pernapasan sering berhenti selama tidur.
Terhentinya pernafasan yang bisa menyebabkan kadar oksigen lebih rendah atau tidak mendapat kadar oksigen yang cukup bagi tubuh, yang dapat membuat penderita merasa lelah dan merasa pusing saat bangun tidur.

Dehidrasi
salah satu penyebab yang paling umum jika anda  merasa pusing saat bangun tidur adalah dehidrasi. Untuk itu ada baik nya anda lebih memperhatikan jumlah air yang anda konsumsi setiap hari nya.

Gula darah rendah
Kadar gula darah yang rendah dapat menjadi penyebab Anda merasa pusing saat bangun tidur.

Obat-obatan
Mengkonsumsi obat-obatan adalah salah satu penyebab mengapa anda merasa pusing saat bagun tidur. Untuk itu sebaiknya konsultasikan dengan dokter anda tentang efek samping dari obat-obatan yang ia resepkan ke anda.

Cara mengatasi pusing saat bangun tidur

Hal terpenting yang bisa anda lakukan setiap hari agar terhindar dari pusing saat bangun tidur adalah dengan menjaga asupan air agar anda terhindar dari dehidrasi.
Bahkan jika Anda tidak merasa haus sekalipun, tubuh Anda tetap berisiko mengalami dehidrasi, terutama jika Anda memiliki pekerjaan yang sangat aktif secara fisik, bekerja di luar ruangan, atau jika Anda melakukan banyak latihan intens. 

Paling tidak minumlah minimal delapan gelas air dalam sehari dan minumlah lah lebih banyak jika anda merupakan orang yang aktif, hamil atau cenderung lebih banyak mengeluarkan keringat.

Hindari mengkonsumsi minuman beralkohol, terutama sebelum tidur dan minumlah segelas air sebelum tidur dan setelah bangun tidur. Anda bisa menyimpan gelas air atau botol tepat di samping tempat tidur Anda untuk minum air terlebih dahulu di pagi hari.

Jika cara ini tidak berhasil, Anda mungkin memiliki masalah kondisi kesehatan yang menyebabkan anda merasa pusing saat bagun tidur. Dalam hal ini, Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda untuk penyebab dan cara mengatasi masalah yang anda alami.

Wednesday, October 25, 2017

Penyebab Dan Pengobatan Penyakit Ginjal Polikistik

Penyebab Dan Pengobatan Penyakit Ginjal Polikistik - Apa itu penyakit ginjal polikistik ?Penyakit ginjal polikistik (PKD) adalah penyakit bawaan yang mempengaruhi ginjal. Kantung cairan (disebut kista) tumbuh di ginjal. Jika terlalu banyak kista tumbuh atau jika terlalu besar, ginjal menjadi rusak. Kista juga bisa menyebabkan rasa sakit atau mungkin terinfeksi. PKD adalah penyakit warisan yang paling umum di Amerika Serikat. Anak-anak dari orang tua yang memiliki PKD memiliki kemungkinan 50% terkena penyakit ini.
Penyebab Dan Pengobatan Penyakit Ginjal Polikistik
Penyebab Dan Pengobatan Penyakit Ginjal Polikistik

Bagi banyak orang, PKD ringan dan hanya menimbulkan masalah kecil. PKD lebih parah pada sebagian orang dan bisa menyebabkan gagal ginjal. Sekitar 60% penderita PKD juga memiliki tekanan darah tinggi, yang bisa diobati dengan obat. Sekitar 50% pasien yang menderita PKD mengalami gagal ginjal pada usia 60 tahun. Dialisis (penyaringan darah) dan transplantasi ginjal adalah pengobatan efektif untuk gagal ginjal.

Gejala

Apa saja gejala PKD?
Gejala PKD yang paling umum adalah tekanan darah tinggi. Gejala lainnya adalah:
  • Nyeri di punggung dan samping
  • Darah dalam urin
  • Sering infeksi ginjal
PKD sering didiagnosis saat seseorang mulai memiliki gejala, namun tidak semua pasien akan memiliki semua gejala ini.

Penyebab

Siapa yang berisiko terkena PKD?
PKD umumnya lebih buruk pada pria, orang Amerika Afrika dan orang-orang yang memiliki penyakit sel sabit. Ada juga bentuk PKD masa kecil, yang biasanya lebih parah daripada tipe yang terjadi pada orang dewasa.

Diagnosa

Bagaimana PKD didiagnosis?
PKD sering didiagnosis saat seseorang mulai memiliki gejala PKD, namun tidak semua orang yang memiliki PKD akan memiliki semua gejala tersebut.

Jika Anda memiliki gejala PKD atau jika Anda berisiko terkena penyakit ini, dokter Anda mungkin ingin Anda menjalani pemeriksaan ultrasound. Pemeriksaan ultrasound menggunakan gelombang suara untuk membuat gambar organ Anda dan dapat mendeteksi kista pada ginjal. Dokter Anda mungkin juga memesan CT (computerized tomography) untuk mencari kista di ginjal.

Dapatkah PKD didiagnosis pada bayi yang belum lahir?

Iya nih. PKD dapat didiagnosis pada bayi yang belum lahir menggunakan tes yang disebut amniosentesis. Selama tes ini, sejumlah kecil cairan ketuban dikeluarkan dari rahim. Cairan tersebut kemudian diuji. Tes lain, yang disebut sampling chorionic villus, melibatkan pengujian plasenta yang sangat kecil. Jika Anda menderita PKD dan sedang hamil atau berencana untuk hamil, bicarakan dengan dokter Anda mengenai prosedur ini.

Siapa yang harus diperiksa PKD?

Jika salah satu dari orang tua Anda memiliki PKD, Anda harus mempertimbangkan untuk melakukan pemeriksaan ultrasound pada ginjal Anda. Jika Anda memiliki PKD dan Anda juga memiliki saudara yang memiliki aneurisma otak, dokter Anda mungkin menyarankan agar Anda memiliki CT atau MRI (magnetic resonance imaging) otak Anda untuk memeriksa aneurisma. (MRI menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk menghasilkan gambar otak Anda.) Jika Anda berisiko tinggi terkena aneurisma, dokter Anda mungkin menyarankan agar Anda memiliki CT atau MRI otak setiap 5 tahun untuk mendeteksi aneurisma sebelum dia menyebabkan masalah

Pengobatan

Apakah ada pengobatan untuk PKD?
Tidak ada perawatan yang tersedia untuk kista yang disebabkan oleh PKD. Jika kista menyebabkan gejala, gejala ini bisa diobati sehingga Anda akan lebih nyaman.

Komplikasi

Dapatkah organ lain dilukai oleh PKD?
Orang yang memiliki PKD mungkin juga memiliki kista di hati, tapi kista ini jarang menimbulkan masalah. Organ lain yang mungkin terkena meliputi otak, usus, pankreas, ovarium dan limpa. PKD bisa menimbulkan masalah dengan katup jantung pada sebagian orang. Bila PKD mempengaruhi otak, maka bisa menyebabkan aneurisma (pembuluh darah yang menonjol yang bisa pecah).

Tuesday, October 24, 2017

Gejala dan Pengobatan Pneumonia

Gejala dan Pengobatan Pneumonia - Apa itu pneumonia? Pneumonia adalah infeksi paru-paru. Paru-paru Anda memiliki 2 bagian utama: saluran udara (juga disebut tabung bronkial) dan alveoli (juga disebut airsacs). Saat Anda bernafas, udara bergerak turun melalui saluran udara dan masuk ke alveoli Anda (katakan: "al-vee-oh-lie"). Dari alveoli, oksigen masuk ke dalam darah Anda sementara karbon dioksida bergerak keluar dari darah Anda. Bila Anda menderita pneumonia, alveoli Anda akan meradang (iritasi dan bengkak) dan isi dengan cairan. Hal ini membuat Anda sulit bernafas.
Gejala dan Pengobatan Pneumonia
Gejala dan Pengobatan Pneumonia
Pneumonia biasanya disebabkan oleh bakteri atau virus. Bisa juga disebabkan oleh jamur atau iritasi yang Anda hirup ke paru-paru Anda.

Apa saja jenis pneumonia yang berbeda?

Ada 4 jenis pneumonia:

  • Pneumonia yang didapat masyarakat adalah jenis pneumonia yang paling umum. Anda bisa menangkapnya di tempat umum (seperti pekerjaan, sekolah, toko bahan makanan atau gym). Bakteri, virus, jamur atau iritasi di udara dapat menyebabkan pneumonia yang didapat oleh masyarakat. Bakteri Streptococcus pneumoniae adalah penyebab paling umum dari jenis pneumonia ini. Jenis pneumonia ini juga bisa berkembang setelah Anda terserang flu atau flu.
  • Pneumonia yang didapat di rumah sakit (juga disebut pneumonia yang diakibatkan oleh institusi) adalah jenis pneumonia yang dapat Anda tangkap saat Anda tinggal di rumah sakit, terutama jika Anda tinggal di unit perawatan intensif (ICU) atau menggunakan ventilator untuk membantu Anda. bernafas. Pneumonia jenis ini juga termasuk pneumonia yang berkembang setelah Anda menjalani operasi besar (seperti operasi dada) dan pneumonia yang berkembang saat tinggal di atau menerima perawatan di pusat dialisis ginjal dan pusat perawatan kronis. Ini bisa sangat berbahaya, terutama bagi anak kecil, orang dewasa yang lebih tua dan orang-orang yang telah melemahkan sistem kekebalan tubuh.
  • Pneumonia aspirasi adalah jenis pneumonia yang berkembang setelah Anda menghirup partikel ke paru-paru Anda. Hal ini terjadi paling sering ketika partikel kecil memasuki paru-paru Anda setelah muntah dan Anda tidak cukup kuat untuk batuk partikel keluar dari paru-paru Anda.
  • Pneumonia oportunistik adalah jenis pneumonia yang mempengaruhi orang yang telah melemahkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini disebabkan oleh organisme tertentu yang biasanya tidak membuat orang sehat sakit, tapi bisa berbahaya bagi orang-orang yang memiliki kondisi seperti human immunodeficiency virus (HIV), acquired immunodeficiency syndrome (AIDS), chronic obstructive pulmonary disease (COPD) atau Orang yang baru saja menjalani transplantasi organ.
Informasi ini dikembangkan sebagai bagian dari program pendidikan yang dimungkinkan melalui dukungan dari Wyeth Vaccines.

Gejala

Apa saja gejala pneumonia?
Gejala pneumonia dapat berkisar dari ringan sampai parah, tergantung pada faktor risiko dan jenis pneumonia yang Anda miliki. Gejala umum mirip dengan gejala yang disebabkan oleh flu atau flu. Mereka meliputi:
  • Batuk
  • Demam
  • Membawa lendir saat Anda batuk
  • Sulit bernafas
  • Panas dingin
  • Sakit dada
  • Anda mungkin juga berkeringat, sakit kepala dan merasa sangat lelah.
Jika Anda memiliki gejala ini, atau jika Anda tiba-tiba mulai bertambah parah setelah terserang flu atau flu, temui dokter keluarga Anda.

Pneumonia berjalan adalah kasus pneumonia ringan. Hal ini sering disebabkan oleh virus atau bakteri Mycoplasma pneumoniae. Bila Anda mengalami pneumonia, gejala Anda mungkin tidak seketat atau bertahan selama seseorang yang memiliki kasus pneumonia yang lebih serius. Anda mungkin tidak perlu istirahat di tempat tidur atau tinggal di rumah sakit saat Anda berjalan dengan pneumonia.

Penyebab

Siapa yang berisiko terkena pneumonia?
Anda lebih berisiko terkena pneumonia jika:
  • Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), terutama jika Anda telah menghirup kortikosteroid selama 24 minggu atau lebih
  • Human immunodeficiency virus (HIV)
  • Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS)
  • Penyakit jantung
  • Empisema
  • Diabetes
Usia Anda lebih tua dari 65 tahun. Seiring bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh Anda menjadi kurang mampu melawan infeksi seperti pneumonia. Bayi dan anak kecil juga berisiko tinggi karena sistem kekebalan tubuh mereka belum berkembang sepenuhnya.

Anda memiliki penyakit atau kondisi yang melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda. Bila sistem kekebalan Anda melemah, lebih mudah bagi Anda untuk terkena pneumonia karena tubuh Anda tidak dapat melawan infeksi. Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah juga lebih mungkin terkena pneumonia dari bakteri, virus dan kuman yang tidak menyebabkan pneumonia pada orang sehat.

Orang-orang yang memiliki hal-hal berikut berisiko tinggi:

Orang yang baru saja menjalani transplantasi organ dan orang-orang yang menerima kemoterapi juga berisiko tinggi.

Anda bekerja di bidang konstruksi atau pertanian. Bekerja di lingkungan di mana Anda menghirup debu, bahan kimia, polusi udara atau asap beracun dapat merusak paru-paru Anda dan membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi seperti pneumonia.

Anda merokok atau menyalahgunakan alcohol.Smove merusak rambut kecil di paru-paru yang membantu menghilangkan kuman dan bakteri. Penyalahgunaan alkohol dapat membawa Anda pada peningkatan risiko pneumonia aspirasi, sejenis pneumonia yang berkembang setelah Anda menghirup partikel ke paru-paru Anda. Hal ini paling sering terjadi saat Anda memuntahkan dan partikel kecil masuk ke paru-paru Anda karena Anda tidak cukup kuat untuk batuk partikelnya. . Penyalahgunaan alkohol juga mengganggu cara sel darah putih Anda (yang bertanggung jawab untuk melawan infeksi) bekerja.

Anda dirawat di rumah sakit, terutama di unit perawatan intensif (ICU). Pneumonia yang Anda tangkap di rumah sakit (disebut pneumonia yang didapat di rumah sakit) bisa lebih serius daripada jenis pneumonia lainnya. Risiko Anda meningkat jika Anda menggunakan ventilator untuk membantu Anda bernafas. Ventilator membuat sulit bagi Anda untuk batuk dan bisa menjebak kuman yang menyebabkan infeksi di paru-paru Anda.

Anda baru saja menjalani operasi besar atau cedera serius. Melarikan diri dari operasi besar atau cedera serius sering membuat Anda lemah. Hal ini juga dapat membuat sulit bagi Anda untuk batuk, yang merupakan pertahanan tercepat tubuh untuk mengeluarkan partikel dari paru-paru. Pemulihan juga biasanya membutuhkan banyak istirahat di tempat tidur. Berbaring telentang untuk jangka waktu yang lama dapat memungkinkan cairan atau lendir berkumpul di paru-paru Anda, memberi bakteri tempat untuk tumbuh.

Anda berasal dari penduduk asli Alaska atau penduduk asli Amerika. Karena alasan yang tidak diketahui dokter, orang-orang dari kelompok etnis ini berisiko tinggi terkena pneumonia.

Bagaimana mengobati pneumonia?

Pengobatan tergantung pada jenis pneumonia yang Anda miliki, seberapa parah gejala Anda, seberapa sehat Anda secara keseluruhan dan seusia Anda.

Untuk pneumonia bakteri, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik. Sebagian besar gejala Anda harus membaik dalam beberapa hari, meskipun batuk bisa bertahan selama beberapa minggu. Pastikan mengikuti petunjuk dokter dengan seksama. Ambil semua obat antibiotik yang diresepkan dokter Anda. Jika tidak, beberapa bakteri mungkin tinggal di tubuh Anda. Hal ini dapat menyebabkan pneumonia Anda kembali. Hal ini juga dapat meningkatkan risiko resistensi antibiotik.

Antibiotik tidak bekerja untuk mengobati infeksi virus. Jika Anda menderita pneumonia virus, dokter Anda mungkin akan berbicara dengan Anda tentang cara merawat gejala Anda. Obat-obatan over-the-counter (OTC) tersedia untuk menurunkan demam, mengurangi rasa sakit dan meredakan batuk Anda. Namun, beberapa batuk tidak apa-apa karena bisa membantu membersihkan paru-paru Anda. Pastikan untuk berbicara dengan dokter Anda sebelum Anda menekan batuk.

Thursday, October 19, 2017

Gejala dan Pengobatan Tumor bawah otak

Gejala dan Pengobatan Tumor bawah otak - Apa itu tumor pituitari ? Kelenjar pituitari terletak di dasar otak Anda. Organ ini seukuran kacang polong dan berbentuk seperti kacang dan menghasilkan hormon kunci yang mengendalikan kelenjar lain di tubuh Anda. Tumor bisa terbentuk di kelenjar pituitari Anda. Biasanya, itu jinak dan tidak akan menyebabkan kanker. Dikenal sebagai adenoma pituitari. Sangat jarang memiliki karsinoma hipofisis, yang bersifat kanker. Menurut National Institutes of Health (NIH), hingga 20% orang memiliki tumor di bawah otak. Hanya sepertiga dari mereka memiliki gejala atau masalah kesehatan. Hampir semua tumor ini terjadi pada orang dewasa.
Gejala dan Pengobatan Tumor bawah otak
Gejala dan Pengobatan Tumor bawah otak

Gejala umum bisa meliputi:
  • sakit kepala
  • perubahan visi
  • mual dan muntah
  • perubahan siklus haid, pada wanita.
Anda juga bisa memiliki berbagai masalah dari ketidakseimbangan hormon. Tumor yang berfungsi terlalu aktif. Ini menghasilkan terlalu banyak satu atau lebih hormon. Hal ini dapat menyebabkan kondisi kesehatan lainnya, tergantung hormonnya. Contohnya termasuk penyakit endokrin, seperti diabetes, dan hipertiroidisme. Tumor yang tidak berfungsi tidak aktif. Ini memperlambat atau mencegah produksi hormon, yang juga menyebabkan masalah.

Apa yang menyebabkan tumor pituitari?

Sebuah tumor pituitari terbentuk dari pertumbuhan sel yang tidak normal. Hal ini dapat disebabkan oleh kelainan genetik atau hormonal.

Bagaimana tumor pituitari didiagnosis?

Dokter Anda akan melakukan pemeriksaan fisik dan meninjau riwayat kesehatan Anda. Mereka juga bisa melakukan berbagai tes.

Tes mata: Memeriksa visi Anda untuk setiap perubahan.
Tes Neurologis: Memeriksa fungsi tubuh, refleks, dan banyak lagi.
Tes darah atau urine: Cek kadar hormon Anda.
Magnetic Resonance Imaging (MRI): Mendapat gambar otak Anda menggunakan gelombang radio.
Pemindaian tomografi terkomputerisasi (CT): Mendapat gambaran otak Anda menggunakan sinar-X.
Biopsi: Periksa kanker dengan membuang sampel sel dari kelenjar pituitari Anda.

Dapatkah tumor pituitari dicegah atau dihindari?

Anda tidak bisa mencegah atau menghindari tumor pituitari.

Pengobatan tumor hipofisis

Ada beberapa macam pengobatan. Tanyakan kepada dokter Anda mana yang terbaik untuk Anda. Ini akan tergantung pada jenis tumor Anda dan hormon mana yang mempengaruhi.
  1. Obat untuk menyeimbangkan kadar hormon Anda.
  2. Pembedahan untuk mengangkat tumor.
  3. Terapi radiasi untuk membunuh sel tumor menggunakan sinar-X.
  4. Kemoterapi untuk membunuh sel tumor menggunakan obat. Ini bisa dalam bentuk pil atau suntikan.
Obat untuk menyeimbangkan kadar hormon Anda.
  • Pembedahan untuk mengangkat tumor.
  • Terapi radiasi untuk membunuh sel tumor menggunakan sinar-X.
  • Kemoterapi untuk membunuh sel tumor menggunakan obat. Ini bisa dalam bentuk pil atau suntikan.

Penyakit Kurap: Ciri Ciri, Penyebab, Pencegahan dan Cara Mengobatinya

Penyakit Kurap dan Cara Penyembuhannya - Penyakit kurap adalah infeksi kulit. Siapa pun bisa mendapatkannya, tapi penyakit ini yang paling umum terjadi pada anak-anak. Ruamnya berbentuk seperti cincin dan bisa terjadi pada berbagai bagian tubuh Anda. Mungkin disebut hal lain jika Anda mendapatkannya di daerah tertentu. Misalnya, kurap pada kaki Anda dikenal sebagai kaki atlet (tinea pedis). Pada paha bagian dalam, selangkangan, atau pantat, itu dikenal sebagai tinea cruris. 
Pengobatan Penyakit Kurap
Pengobatan Penyakit Kurap
Gejala kurap yaitu kurap dapat mempengaruhi satu atau beberapa bagian kulit Anda. Bahkan bisa terjadi pada kuku jari tangan dan kuku jari kaki Anda. Gejala dapat bervariasi berdasarkan lokasi infeksi.

Gejala Penyakit Kurap

  • Ruam berbentuk seperti cincin
  • kulit yang gatal
  • kulit merah, kering, atau mengelupas
  • kulit bengkak, terangkat, atau melepuh
  • Hilangnya rambut di tempat ruam.

Penyebab Penyakit Kurap

Penyakit kurap disebabkan oleh jamur. Ada sekitar 40 jenis jamur yang bisa memproduksinya. Mereka bisa hidup di kulit, barang, dan permukaan, dan di daerah yang hangat dan lembab. Anda bisa mendapatkan infeksi dari orang lain, seperti dalam wabah sekolah. Hewan, seperti kucing peliharaan dan anjing, bisa membawa dan menyebarkan jamur.

Bagaimana kurap didiagnosis?

Temui dokter Anda jika Anda memiliki gejala kurap. Mereka akan melihat kulit Anda dan mengajukan pertanyaan. Mereka mungkin mengikis sepotong kecil kulit untuk memeriksa jamur.

Bisakah kurap dicegah atau dihindari?

Ada beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko terkena kurap. Anda dapat membantu mencegah kurap dengan melakukan hal berikut.
  • Jaga kulit Anda sebersih dan kering mungkin.
  • Jaga kuku dan kuku jari kaki Anda tetap pendek dan bersih.
  • Jangan bertelanjang kaki di tempat umum, seperti kamar mandi, ruang loker, dan pancuran.
  • Pakailah sepatu yang memberikan aliran udara.
  • Jangan memakai pakaian dalam atau kaus kaki yang sama lebih dari satu hari.
  • Mandi tepat setelah bermain olahraga kontak, seperti gulat, atau berenang di kolam renang umum.
  • Jangan berbagi perlengkapan olahraga dengan pemain lain. Ini termasuk pakaian, helm, sepatu, dll.
  • Bersihkan permukaan rumah tangga dengan pembersih antibakteri.
  • Cuci pakaian Anda secara teratur.
  • Cuci tangan dengan air dan sabun setelah bersentuhan dengan binatang.
  • Hindari menyentuh orang atau hewan peliharaan yang memiliki kurap.
  • Jangan berbagi barang dengan orang yang memiliki kurap.

Cara Mengobati Penyakit Gatal Kurap

Ada dua tipe utama perawatan kurap. Jika Anda memiliki kurap pada kulit Anda, Anda bisa menggunakan obat bebas. Ini termasuk lotion anti-jamur, krim, atau bubuk. Dokter akan meminta Anda untuk menerapkannya selama 2 sampai 4 minggu. Hal ini dapat bervariasi berdasarkan seberapa buruk gejala Anda atau jika kurap telah menyebar. Jika Anda memiliki kurap di kepala Anda, Anda perlu menggunakan obat resep anti-jamur. Dokter Anda akan ingin Anda menggunakannya selama 1 sampai 3 bulan.

Contact Form

Name

Email *

Message *